Urutan Penomoran yang Baik dan Benar dalam Karya Ilmiah

Urutan Penomoran yang Baik dan Benar dalam Karya Ilmiah

Dalam penulisan sebuah karya tulis ilmiah seperti skripsi, makalah, laporan penelitian, dan lainnya, penting untuk kita memperhatikan sistematika penulisannya. Salah satu hal yang penting dalam sistematika penulisan karya tulis ilmiah adalah urutan penomoran.

Dengan urutan penomoran yang baik dan benar pada skripsi, makalah atau laporan, maka pokok bahasan yang ingin disampaikan akan tersusun dengan rapi dan memudahkan pembaca untuk menemukan poin-poin tertentu.

Oleh karena itu, urutan penomoran pada karya tulis ilmiah tidak sembarangan. Sistematika penomoran yang disajikan harus baik dan benar. Berikut merupakan urutan penomoran yang baik dan benar pada karya ilmiah (seperti skripsi, makalah, laporan, dan sebagainya).

Urutan Penomoran yang Baik dan Benar dalam Karya Tulis Ilmiah

  1. I, I, III, dst.: Nomor untuk BAB (H1)
  2. A, B, C, dst.: Nomor untuk subbab (H2)
  3. 1, 2, 3, dst.: Nomor untuk anak subbab (H3)
  4. a, b, c, dst.: Nomor untuk anak subbab pertama (H4)
  5. 1), 2), 3), dst.: Nomor untuk anak subbab kedua (H5)
  6. a), b), c), dst.: Nomor untuk anak subbab ketiga (H6)
  7. (1), (2), (3), dst.: Nomor untuk anak subbab keempat
  8. (a), (b), (c), dst.: Nomor untuk anak subbab kelima

Agar Anda lebih paham berikut saya lampirkan gambar contoh urutan penomoran karya tulis ilmiah yang baik dan benar.

Urutan Penomoran yang Baik dan Benar dalam Karya Ilmiah

Biasanya saya menggunakan urutan seperti ini pada makalah yang saya buat. Saya menggunakan urutan ini pada makalah karena jumlah halaman di makalah biasanya tidak terlalu banyak.

Namun, menurut pengalaman saya jarang ditemukan penomoran sampai lebih dari anak subbab kelima. Jadi bisa diputuskan apakah tetap disertakan atau masuk ke subbab/anak subbab. Artinya Anda akan memulai pembahasan baru.

Jika urutan penomoran dalam skripsi biasanya menggunakan penomoran bertingkat, seperti 1.1, 1.1.1, 1.1.2, dst.

yang perlu diperhatikan dalam urutan penomoran karya tulis ilmiah adalah konsistensinya.

Demikian yang saya sampaikan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan semoga karya tulis ilmiah yang kita buat semakin lebih baik lagi.

Berikut saya lampirkan video untuk cara membuat urutan penomoran yang baik dan benar dalam karya tulis ilmiah.



Seorang Pembelajar, Blogger, dan Mahasiswa PGSD