Cara Menghitung Uji Validitas Data Menggunakan SPSS
Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin diukur. Misalnya untuk mengukur tinggi badan lebih valid menggunakan meteran badan, untuk mengukur berat badan lebih valid menggunakan timbangan badan.
Terdapat tiga jenis validitas instrumen/alat ukur yaitu validitas konstruk, validitas isi, dan validitas eksternal.
- Validitas konstruk merupakan validitas berdasarkan penilaian para ahli. Instrumen yang telah tersusun berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan setelah itu diujikan validitas melalui pendapat para ahli seperti profesor.
- Validitas isi merupakan validitas berdasarkan kisi-kisi instrumen yang telah dibuat. Jadi instrumen/alat ukur harus sesuai dengan apa yang telah diketahui oleh objek ukur.
- Validitas eksternal merupakan validitas berdasarkan keadaan lapangan. Misalnya alat ukur minat belajar disesuaikan dengan catatan empiris di lapangan, apabila terdapat persamaan maka dapat dikatakan alat ukur valid.
Selain itu, terdapat uji validitas secara statistik yang digunakan untuk memperkuat validitas konstruk, isi, dan eksternal. Teknik statistika yang digunakan adalah person product moment untuk tes uraian dan skala likert (skor interval) dan poin biserial untuk tes objektif (skor dikotomi 1 dan 0).
Cara menghitung uji validitas dapat dilakukan dengan cara manual maupaun menggunakan SPSS. Cara menghitung r hitung dengan SPSS baik teknik pearson product moment dan poin biserial sama. Disini saya akan memberikan contoh cara menghitung uji validitas data menggunakan SPSS dengan skor nilai seperti pada gambar dibawah ini.
Cara Menghitung Uji Validitas Menggunakan SPSS
- Buka software SPSS, lalu klik Variable View.
- Ketik atribut pada kolom Name, Decimals, Label dan Measure seperti gambar di bawah ini.
- Klik Data View lalu masukan data.
- Klik Analyze > Correlate > Bivariate.
- Masukan data ke kolom Variables.
- Ceklist Pearson, Two Tailed, Flag Significant, lalu klik OK.
- Akan muncul output Correlation di bawah ini.
Kesimpulan
Berdasarkan output Correlation di atas, maka r tabel dengan jumlah data 11 siswa adalah 0,602. Apabila r hitung lebih besar dari r tabel, maka butir soal dapat dikatakan valid. Penyajian interpretasi data dapat dilihat pada gambar dibawah ini.








2 komentar